Cara Mendeteksi Emas Asli atau Palsu

Author: | Posted in Fashion No comments

Cara Mendeteksi Emas Asli atau Palsu. Sangat penting untuk mengetahui cara mendeteksi emas asli atau emas palsu, terutama bagi Anda yang ingin berinvestasi dalam bentuk emas atau sekadar menggunakannya sebagai perhiasan. Hal ini penting agar jangan sampai logam mulia yang Anda miliki ternyata imitasi alias palsu. Jika Anda ingin mencoba mengeceknya, berikut ini adalah sejumlah metode pengujian yang dapat Anda coba lakukan: sebelum mengetahui tips tersebut ada baiknya anda membaca harga gelang emas terkini.

1.Perhatikan Ciri-ciri Fisik

Memperhatikan cirri-ciri fisik merupakan salah satu cara mendeteksi emas asli atau emas palsu. Amati tanda-tanda khusus yang merupakan ciri emas murni. Sebab, umumnya pada logam mulia atau perhiasan, terdapat tanda yang menandakan kadar emas, misalnya dalam bentuk fineness (1-999 atau 1-0.999), atau dalam bentuk karat (10K, 14K, 18K, 22K, dan 24K). Namun, belum tentu semua emas memiliki tanda khusus ini, terutama untuk jenis emas model lama.

2.Uji dengan Magnet

Cara ini memanfaatkan sebuah magnet kuat dalam melakukan pengujian. Jika logam emas Anda menempel pada magnet, maka bisa dipastikan bahwa emas tersebut palsu. Meskipun demikian, uji coba dengan menggunakan magnet ini bukan jaminan, karena saat ini sudah semakin banyak bahan logam non-magnetik lainnya yang dapat digunakan sebagai bahan logam emas palsu.

Cara Mendeteksi Emas Asli atau Palsu

3.Goreskan pada Keramik atau Kertas

Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan media keramik polos atau kertas. Caranya, goreskan emas ke permukaan keramik secara hati-hati. Jika timbul goresan hitam pada keramik, maka besar kemungkinan emas tersebut adalah palsu, tetapi jika tidak, kemungkinan besar emas tersebut adalah asli.

4.Uji Densitas

Cara ini ini dilakukan dengan mengukur tingkat kepadatan emas. Kepadatan emas murni 24K adalah sekitar 19,3 g/ml, jauh melebihi kebanyakan logam lainnya, jadi semakin tinggi kepadatannya maka semakin murni logam mulia Anda.

Caranya pengujiannya dengan menggunakan gelas berisi air sebagai media pengujiannya. Contohnya, katakanlah emas Anda memiliki berat 38 gram, ketika dimasukan ke dalam gelas, volume air bergeser 2 ml. Setelah itu hitung dengan rumus massa (38 g) / pergeseran volume (2 ml), maka hasilnya adalah 19 g/ml, angka tersebut sangat mendekati massa jenis emas asli. Namun perlu diingat, bahwa kemurnian emas yang berbeda akan memiliki rasio g/ml yang berbeda pula, contohnya yakni: 14K = 12,9-14,6 g/ml, 18K emas kuning = 15,2-15,9 g/ml, 18K emas putih = 14,7-16,9 g/ml, dan 22K = 17,7-17,8 g/ml.

5.Uji dengan Cairan Asam Nitrat

Metode ini bsia dikatakan sebagai metode terbaik baik dalam menguji keaslian sebuah emas. Namun, disarankan untuk sangat berhati-hati dalam prosedur pengujiannya. Jika bukan untuk keperluan bisnis, sebaiknya Anda menyerahkan pengujian dengan cairan ini kepada toko perhiasan emas agar lebih aman.

Caranya pengujiannya, beri satu tetes asam nitrat pada emas dan perhatikan reaksi yang muncul. Jika yang muncul adalah reaksi kuning keemasan, berarti logam tersebut adalah kuningan berlapis emas. Jika yang muncul adalah reaksi hijau, berarti logam tersebut adalah besi berlapis emas. Jika yang muncul adalah reaksi berwarna susu, berarti logam tersebut adalah perak berlapis emas. Jika tidak ada reaksi berarti logam tersebut adalah emas asli. Nah itulah beberapa tips yang anda bisa coba, untuk tips lainnya slahkan langsung saja ke website info emas paling update di https://hargaemashariini.id